Aksi Polisi Penumpasan Teroris di Thamrin

Sebarkan :

Jakarta – Tak mudah untuk melumpuhkan kawanan teroris yang beraksi di tempat terbuka seperti kawasan Thamrin, Jakpus. Dibutuhkan koordinasi maksimal agar proses evakuasi berjalan lancar dan minim korban.

Bila kisah heroik polisi yang berjibaku adu tembak dengan peneror sudah beredar luas, kini ada cerita di balik layar, bagaimana polisi berkoordinasi mengevakuasi masyarakat yang berada di Menara Cakrawala dan lokasi lainnya. Lewat instruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, proses evakuasi pun berjalan lancar.

Kisah ini dibagikan oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti lewat akun facebook-nya. Dia menuliskan dalam caption: kisah di balik layar penumpasan teroris. Di dalamnya, ada Irjen Tito yang berpakaian seragam lengkap dengan rompi antipeluru dan helm, Krishna, Kasubdit Jatanras AKBP Herry Heryawan.

“Kita naik ke lantai atas yang lebih tinggi, kemudian semua orang yang di sana suruh keluar semua,” ucap Irjen Tito kepada anak buahnya seperti terlihat dalam video, Minggu (17/1/2016).

“Suruh mereka angkat tangan semua, bajunya dibuka kalau laki-laki,” tambah Kapolda.

InstruksiTito kemudian ditindaklanjuti secara teknis olehKrishna danHerry. Mereka memerintahkan anak buah masing-masing untuk berkoordinasi dan melakukan evakuasi masyarakat di gedung. Video ini tentu saja menarik perhatian banyak orang dan sudah disebar sampai 6.250 kali.

Simak video link dibawah ini:

https://www.facebook.com/krishnamurti70/videos/10205292828351212/

Polisi sebelumnya menyebut butuh waktu 21 menit untuk melumpuhkan para pelaku teror di Thamrin. Setelah baku tembak, polisi harus menyisir sejumlah area untuk mencari kemungkinan bahan peledak dan senjata. Dalam waktu beberapa jam situasi sudah normal kembali dan jalan Thamrin kembali dibuka.

Baca juga:   Video: Hebat, orang ini memasukkan 138 pensil kedalam mulutnya

“Jadi semua hanya berjalan 21 menit. Mereka dilumpuhkan sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure), setelah itu kami melakukan penyisiran dan tak ada pelaku lagi. Semua rutinitas kegiatan normal kembali,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Muhammad Iqbal di markasnya, Jl Sudirman, Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

Berikut kronologi kejadian pada Kamis (14/1) yang dijabarkan oleh Kombes Iqbal:

Pukul 10.45 WIB

Terjadi ledakan pertama di Starbuks Coffee. Selang 20 detik, terjadi ledakan di Pos Lalu Lintas Sarinah. Kemudian warga berkerumun dan polisi mensterilkan kendaraan.

Pukul 10.55 WIB

Semua masih melihat pos lantas itu, tak lama kemudian datang anggota kepolisian lagi untuk memperkuat pengamanan.

Di kerumunan ada dua terduga pelaku bernama Afif alias Sunakim dan M Ali sudah jalan dari arah Starbucks. Di kerumunan itu pelaku melakukan penembakan. Setelah itu terjadi baku tembak, semua masyarakat menghindar dan lokasi kosong.

Pukul 11.06 WIB

Terjadi tembak menembak, hanya 6 – 10 menit dan pelaku dilumpuhkan. Sebelum itu pelaku melempar dua benda yang diduga bom ke arah mobil.

Setelah itu kondisi sudah bisa dikuasai oleh kepolisian. Dilakukan penyisiran sesuai ketentuan yang berlaku mulai pukul 12.00 WIB – 15.00 WIB.

Sumber: detik

Komentar Anda: